Arsip untuk April, 2008

Momok Itu Bernama Ujian Nasional

 

Ujian Nasional SMU dan SMK atau sederajat telah berjalan sesuai agenda pada tanggal 22 s.d. 24 April 2008. ujian Nasional yang masih menjadi pro dan kontra di masyarakat karena proses belajar mengajar yang ditempuh selama selama tiga tahun ditentukan hanya dalam waktu tiga hari. Bagi sebagian besar masyarakat, hal ini dianggap bukan sebagai indikator mutu pendidikan Indonesia, sehingga mereka berpendapat ujian nasional sebaiknya ditiadakan. Namun ada pula yang menganggap pula ujian nasional perlu diadakan karena merupakan parometer terhadap pendidikan di Indonesia.

Terlepas dari pro dan kontra tersebut, berikut hasil wawancara bersama Bapak Franky, seorang guru Ekonomi di SMA De Brito Yogyakarta, berkaitan dengan persiapan siswa menghadapi Ujian Nasional (UN).

    + Selamat siang pak Franky. Apakah SMU De Brito mempunyai kegiatan khusun dalam mempersiapkan Ujian Nasional tahun ini?

    - Selamat siang. Tentu, dari pihak SMU De Brito sendiri mengadakan pelajaran tambahan di luar waktu jam sekolah. Semacam les tetapi wajib bagi semua siswa kelas tiga.

    + Kapan pelajaran tambahan itu dilaksanakan?

    - Biasanya saat masuk pada semester dua dengan catatan semua meteri sudah terselesaikan. Kegiatan ini didampingi langsung oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan.

    + Apakah ini menjadi kegiatan yang rutin di SMU De Brito sendiri?

    - Ya, dan saya kira sekolah lain juga melakukan hal yang sama. Tentunya ini bertujuan agar siswa siap menghadapi ujian nasional yang merupakan penentuan kelulusan bagi siswa itu sendiri. Hal ini juga bertujuan untuk menciptakan situasi atau suasana yang kondusif dalam menghadapi ujian nasional.

    + Apakah dari pihak sekolah sendiri ada kekhawatiran terhadap pelaksanaan UN tahun ini?

    - Tentu saja ada dan ini berkaitan dengan kelulusan. Selama ini De Brito angka kelulusannya selalu 100% dan kita ketahui standar kelulusan dinaikan menjadi 5,25 atau boleh ada nilai 4 tetapi nilai yang lain harus 6. hal inilah yang membebani siswa dan menjadi pikiran kami dari pihak sekolah.

         + Bagaimana pendapat bapak dengan kebocoran soal yang terjadi di beberapa daerah?

         – Menurut saya ini berkaitan dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Kita ketahui bahwa kondisi alam geografis di negeri ini tidaklah sama dan ini merupakan salah satu faktor dari pendidikan itu sendiri. Saat kelulusan ditentukan secara nasional atau dalam artian menggunakan standar yang sama tentunya ini menimbulkan kekhawatiran terhadap daerah-daerah yang memiliki sarana dan prasarana yang terbatas

         + Baik pak, terimakasih atas waktu dan kesempatan yang sudah diberikan. Selamat siang.

         – Selamat siang.

 

by: Norma-Yanris/PBSID/USD/apr-08

Tanggapan (2)

PENTAS MUSIK 2008

 

 

LUAR BIASA….

 

YOGYAKARTA, Minggu, (27/04), bertempat di Auditorium Fakultas Kedokteran UGM, Hana Music bekerja sama dengan Crescendo Musik menyelenggarakan sebuah event yang diberi nama Pesta Musik 2008. Event tersebut diadakan dalam rangka ulang tahun Hana Musik yang ke-30 dan baru pertama kali diadakan oleh kedua sekolah musik tersebut.

Pesta Musik ini mencakup festifal music dan vocal. Jumlah peserta yang berpartisipasi sekitar 200 peserta, mulai dari usia 4 s.d. 16 tahun keatas, dan terbagi dalam beberapa kategori sesuai dengan usia. Acara ini dimulai pukul 09.00, dan dibagi dalam tiga session. Pertunjukan Biola, Piano Klasik, dan Gitar Klasik mengawali acara ini. Kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan Ansamble KMA, Vocal, dan Pop Piano di session dua. Session terakhir ditutup dengan pertunjukan Elektrik Gitar, Elektrik Bass, dan Drum. Ian Pieth Tompoh, Tanoko Hamsyah, dan Erwin Chung adalah beberapa juri yang menilai peserta dalam festifal tesebut.

Sebelum session kedua dimulai, adik-adik Paduan Suara dari Taman Belajar Sari Husada mengisi acara dengan menampilkan tiga buah lagu. Sangat lucu dan polos, membuat suasana menjadi menyenangkan. Acara ini bukan hanya dihadiri oleh orang tua atau keluarga peserta, namun bersifat umum dan gratis. Karena pesertanya rata-rata berusia 4 s.d. 11 tahun, suasana Auditorium kadang terlihat ramai oleh suara dan peserta yang berlarian. Namun acara ini tetap bisa berjalan dengan lancar.

Event seperti ini patut diacungi jempol, karena dapat lebih memacu semangat anak untuk terus mengembangkan diri dalam music melalui beragam aktifitas. Mari kita luangkan waktu untuk belajar music, yang dimulai dari lingkup keluarga. Salam music!!!.

Tinggalkan sebuah Komentar

SENYUM…cheess…!!!!

 

Senyumlah,,maka dunia akan tampak indah...

 

Jika anda tak punya harta untuk bersedekah,,bersedekahlah dengan senyum… Karena senyum ga buat rugi diri kita, justru menguntungkan buat kita and orang lain. Menurutku, segala sesuatu bisa diselesaikan dengan senyum, tentu senyum yang tulus Lho… Coba aja deh,,kalo kamu lagi sedih,,BT,,ataupun pas lagi marah, kamu berdiri di depan kaca dan TERSENYUMLAH. Dengan melihat diri kita tersenyum, sedikit beban akan berkurang…. Senyum punya arti yang positif buat Qta.

Orang yang tampangnya ‘gak cakep2 amat’ kalo tersenyum pasti mengeluarkan aura positif buat yang ngeliat. Aku dah nyoba Lho. Tampangku kata temen2 pas baru pertama kali ngeliat JUTEK banget, tp karena aku suka tersenyum, persepsi mereka tentang aku berubah positif. Sering tersenyum atau tertawa lepas menurut riset penelitian juga bisa membuat panjang umur Lho… Jangan buat hari kamu ngeBTin bagi orang lain karena tampangmu yang JUTEX and gak bersahabat. Senyum. Itu kuncinya. Tapi Qta juga harus liat sikon dong, jangan karena senyum atau tertawa bisa menghilangkan stress trus kita senyum atau tertawa sendiri, keseringan malah, ntar dikatai gila sama orang yang ngeliat. Hehehe….

Dengan senyum, kita juga bisa meringankan beban orang lain Lho guys. Misalnya ni ya, ada temenmu yang lagi BT sama tugas2 atau lagi patah hati, trus kamu bantu dia dengan tidak Lupa tersenyum tulus ke dia. Yakin deh temenmu itu bakal merasa sedikit rilex… hehehe. Gak tau deh, simpulin sendiri aja arti senyum buat kamu, yang jelas akQ setuju dengan kita sering tersenyum “tulus” buat orang Lain…

Selamat mencoba ya Guys…aku cuma pesen aja “Tersenyumlah Selagi Kamu Masih Bisa Tersenyum”

 

 

Tanggapan (2)

Jelek and TownTonQu…

 

Kalian pernah punya benda yang selalu kalian sayang, and bawa kemana saja?? atau selalu punya teman tidur?? maksudnya boneka, selimut, bantal, atau apa aja?? kalaau ngomong2 soal benda kesayangan, aQ punya benda kesayangan. Benda itu selalu bisa jadi tempat pelampiasan kalo lagi “BT”, capek, atau seneng. Bukan apa2 sih, cuma seru aja kalo lagi BT trus ada sesuatu t4 pelampiasan. Contohnya aja aQ. AQ punya boneka kesayangan. Boneka ini udah lama aQ beli, karewna memang aQ suka banget sama kartun satu ini. Boneka TWEETY.

Kalian pasti tahu TWEETY. Dia itu tokoh kartun yang badannya kecil, tapi punya kepala yang besar. Wujudnya burung kecil. AQ suka karena dia cerdik dan pintar. Oiya satu lagi dia selalu ceria dan energik. Hehehe. Boneka ini aku kasih nama “JELEK”. Bukan karena bonekanya yang jelek, tapi dia selalu jadi temenQu kalo lgi BT. Kasian betul si jelek. Udah kecil aQ panggil jelek. Setelah beberapa lama, jelek akhirnya punya temen. Sama sih TWEETY juga, tapi ukurannya jauh lebih besar, dan besar. Namanya TownTon. Boneka itu pemberian seseorang yang saat ini aQ sayang. TownTon aQ dapat bertepatan dengan hari ulang tahunku yang Ke-19, tahun lalu.

Sekarang aQ punya banyak teman kalo mau tidur, jelek ma TowTonQU, dan itu bisa sedikit mengurangi Stress kalo lagi banyak tugas,,,(Lho??!!)..hehe..

temen2 ga ada salahnya koQ, Qta punya benda kesayangan. Karena itu bagus, asal jangan terlalu berlebihan ya sama benda kesayangan Qta…

Tinggalkan sebuah Komentar

Pengalaman Lucu

Ngamen di UGM

Waktu itu teman-temanku berniat untuk ‘ngamen’ di Lembah UGM pas Sunday Morning. Sebenarnya mereka bukan sedang mencari dana atau lagi butruh dana, mereka cuma pengen ngerasaain yang namanya ngamen tuh kya apa c?? Beberapa hari sebelumnya mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari personil baik penyanyi dan pemusiknya, sampai siapa yang bertugas mengumpulkan uang dari orang-orang.

Pas hari “H”, semua berkumpul di satu tempat. Kebetulan salah satu teman ada yang punya mobil, jadi mereka bisa berangkat bareng2. Eh pas nyampe di t4 tjuan, semua pada bingung. Soalnya di luar dugaan. Banyak banget yang datang, banyak banget juga yang ngamen. Hahaha. Pada langsung ciut gitu. Tapi tetep lah…

Mereka mulai nyanyi di beberapa pengunjung yang lagi membeli sarapan. Tiba2 ada seorang yang memceletuk di tengah2 banyak orang, dia bilang: “ih apaan sih tu mereka, ngamen koq bawa mobil??!!”. Beh dari situ semua pada Malu and gak mau nyanyi/ngamen lagi… Hahaha, ya iyalah, gimana ga malu, orang yang nyeletuk tuh ngeliat mereka pas turun dari mobil APV. Temen2ku yang malang. Gak apa2,,yang penting kan kalian udah pernah ngerasain gimana sih rasanya ngamen, walau cuma dpet duit sedikit….

MISS U ALL…

Tanggapan (1)

Cerita Lucu

 

Mengisi Umur Orang Tua pada Formulir Lamaran Pekerjaan

Aku melamar pekerjaan dan di formulir lowongan pekerjaan, ada pertanyaan, “Umur Ayah (jika hidup)”, dan pertanyaan yang sama juga untuk ibu.Saya mengisinya dengan 105 dan 94. Si pewawancara bertanya apakah orang tua saya benar-benar setua itu.

Aku menjawab, “Tidak, tapi mereka pasti seumur itu jika masih hidup.”

 

 

Sumber: http://ketawa.com/ diakses:170408.

Tinggalkan sebuah Komentar

Pantai Sundak, pantai Indah…

 

 

 

Pantai adalah salah satu tempat wisata favoritku, tapi anehnya selama aku di Yogyakarta ini, udah hampir 2 tahun, baru tiga kali ke pantai. Yang pertama ke parangtritis , kedua ke pantai Sundak, dan yang terakhir ke Pantai Baron. Tapi kali ini aku pengen cerita pengalamanku yang ke pantai Sundak. Aku bersama 7 orang temanku, jadi 8 orang dengan aku pengen jalan-jalan. Tadinya gak kepikiran mau ke pantai, tapi karena pada pengen ya sudah kita berangkat kesana. Waktu itu udah sore dan gerimis. Dasar anak muda jaman sekarang, hehehe, udah tahu mau hujan tetep aja dilakonin.

Pantai Sundak ternya bagus banget temen2, kalian kapan2 harus coba kesana. Apalagi pas matahari terbenam..hmmm…bagus and indah banget. Pantainya juga bersih dan gak banyak pengunjung, jadi bisa bebas mau ngapain aja, hehe.

Pantainya gak terlalu besar tapi punya keistimewaan sendiri. Ombak dan pasirnya juga bagus. Ini pengalaman yang bener2 seru. Banyak hal yang dilakukan disana bareng2. Lari-larian lah, foto yang gak jelas tapi narzis lah, ah pokoknya seru. Liat aja tuh fotonya, gokil abiz…

pulangnya ada kejadian yang gak akan aku lupain. Karena sorenya habis hujan, jadi jalanan agak licin dan banyak lumpur. Qta pulang sekitar jam 6 sore lebih. Ya ampun gelepnya minta ampun. Gak ada tuh lampu2 jalan apalagi kendaraan. Dasar Qta2 pada nekat. Pas tikungan dekat rumah warga, aku bersama honey bunny sweety kehilangan keseimbangan karena jalannya sedikit berlimpur. Motor oleng dan akhirnya Qta berdua jatuh diatas genangan lumpur. Pfuhh…gak sakit sama sekali sih, cuma malu aja pulang2 diliatin orang nt dikira, “ ni orang habis perang dimana? Berlumpur gitu” hehe. Eh, ternyata masih ada dua temanku yang ikut terpeleset jatuh. Tapi ya sudah lah yang penting semua gak apa2.

Aku cuma pengen kasih saran buat temen ni..kalau mau ke pantai kalian harus cari waktu yang bagus, jangan pas hujan, mendung atau kemaleman, dan yang utama hati2 juga berdoa. Oke…

 

Tanggapan (1)

Golden Voices, RCTI

 

 

DESEMBER CERIA

Oleh: Norma Kristiani

 

 

Kenapa aku kasih judul Desember Ceria?? mau tau? Itu karena aku mendapat kesempatan indah dari Tuhan untuk ikut Lomba yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun TV swasta (RCTI-red). Saat itu RCTI mengadakan yang namanya Lomba paduan suara untuk acara Natal 2007. Lomba ini diikuti oleh seluruh paduan suara manapun di Indonesia dan tentunya semua lagu bernuansa Natal. Sungguh diluar dugaan aku dan paduan suaraku ikut mendaftar. Paduan Suara Cantus Firmus, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Perjuangan dimulai. Dengan hanya berbekal nekat dan semangat yang membara, kami menyiapkan segala sesuatunya. Semua serba mendadak. Daftar juga mendadak, mepet sama batas akhir pendaftaran, dan dana yang tidak ada sama sekali, personil yang belum dipilih, sampai ke lagu apa yang akan dinyanyikan. Kami cuma punya waktu dua minggu untuk latihan. Padahal lombanya tanggal 11 Desember 2007. dan ini sudah minggu akhir November. Tapi ya itu tadi, kami pengen banget ikut lomba itu. Ya secara juara 1 Hadiahnya 100 Juta… Gimana ‘gak semangat.

Syarat kami bisa ke Jakarta adalah mengirimkan rekaman suara yang bentuknya audio-visual. Nah, bingung-bingung sudah. Dapat dari mana dana untuk rekaman video Clip, hehe. Tapi Tuhan punya rencana indah. Ada saja yang membantu ini dan itu. Kami rekaman dua buah lagu, 1 lagu wajib dan 1 lagu pilihan. Lagu wajibnya “Joy To The World”, dan lagu pilihan yang kami pilih adalah “Jingle Bells Rock!”. Ya sudah, tiap hari kita latihan, semangatnya hebat deh pokoknya, padahal kami belum dapat pengumuman di terima atau tidak.

Menurut informasi yang diberikan, tanggal 27 November yang masuk Final mau di telepon sama pihak RCTI, kami semua deg-degan. Tapi kami akhirnya putus asa, karena sampai besoknya tidak ada pihak RCTI yang menelepon paduan suara kami. Yaudah deh… besoknya lagi, karena penasaran, kami sendiri yang telepon RCTI. Apa yang didenger, serasa membuat kampus retak-retak mau roboh. Maksudnya itu hiperbola dari kegembiraan kami. Gimana gak seneng banget? kami adalah satu-satunya wakil Jogja yang masuk final ke RCTI. Jakarta WE ARE COMING…!!!! dari ratusan pendaftar, cuma 10 yang dipilih. PUJI TUHAN…!!!!

Dengan ikut Lomba ini, PSM Cantus Firmus buat prestasi baru yang dibanggakan dan membanggakan Universitas Sanata Dharma, Prodi, keluarga, Yogyakarta, dan tentunya buat diriku. Pengalamnku ini tidak akan pernah aku lupakan, walaupun aku harus ikut ujian akhir secara susulan, gak apa-apa deh, yang penting ini HEBAT!!.

Saat itu yang masuk 10 besar dari daerah Maluku, Yogyakarta, Malang (2 paduan Suara), Bandung, dan 5 paduan suara dari Jakarta. Ini pengalaman ke-2 PSM “CF” ikut lomba tingkat nasional dalam setahun, setelah lomba di UNPAR, Bandung, Agustus 2007 lalu. Namun sayang, Kami tidak masuk 5 besar. Juara 1 diraih oleh paduan suara dari Maluku. Walau tidak masuk jajaran 5 besar, Itu sudah merupakan sebuah kebanggaan terbesar kami. Ketua PSM CF, Nora, pernah bilang: “kita mungkin bukan yang terbaik malam itu, tapi kita memberikan yang terbaik malam itu”. SEMANGAT CANTUS FIRMUS!, jangan pernah lelah untuk meraih prestasi.

Tanggapan (1)

CERITA FABEL

 

KAYU JATI DAN KAYU MAHONI

 

Di sebuah hutan di salah satu pulau, terdapat sekelompok pohon yang menjulang kokoh dan terlihat sangat kuat. Kawasan itu adalah sekelompok pohon Jati. Entah sengaja ditanam atau sudah ada sebelum nenek moyang manusia ada, tidak jelas asal-usulnya.

Hutan itu sangat lebat oleh berbagai jenis tumbuhan, dari yang kecil sampai yang besar, dari yang banyak jenisnya sampai yang langka sekalipun, semua ada. Bisa dibilang hutan itu masih asri dan asli, belum tersentuh oleh tangan-tangan manusia yang nakal. Sungguh sebuah tempat yang indah, surga dunia.

Saat semua Penghuni hutan sedang beristirahat di suatu malam yang belum terlalu larut, terdengar suara gaduh di gerombolan kayu Jati.

Heh, di sini yang berkuasa kita, emang kamu bisa apa?” ucap sang Jati yang paling kokoh dan besar pada salah satu pohon Mahoni yang tidak sengaja hidup di antara kumpulan pohon Jati.

Iya, ngapain kamu di sini? Ini kawasan kita. Coba kalo gak ada kamu, pasti kita lebih damai”. Sombong Jati yang lain.

Sudah-sudah diaaammm kalian! Berisik! Kalian mengganggu tidurku, untuk apa kalian menyalahkan Mahoni? Toh dia ditakdirkan untuk hidup di sini. Kalau aku jadi mahoni yang boleh memilih untuk tinggal dimana, aku tidak akan memilih untuk tinggal di sini”, Marah salah satu pohon tuadi dekat kawasan Jati.

Urggh..!! Seharusnya kau yang diam pak Tua! Untuk apa kau mencampuri urusan kita”. Jawab si Jati pada pohon Tua itu.

Apa katamu? Berani-beraninya kau berkata seperti itu heh!” jawab pak tua tak mau kalah.

Sudah-sudah! Untuk apa kalian saling beradu mulut, toh aku tidak apa-apa. Aku sudah kebal oleh omongan Jati yang seperti itu, yang penting aku bisa hidup”, sela Mahoni menengahi.

Huh!”

Huh!” suara jengkel si Jati bersahut-sahutan. Kemudian suasana kembali tenang walaupun kadang terdengar suara-suara Jati yang mengejek.

Keadaan seperti tadi sering dan teru terjadi. Hingga suatu waktu terjadi kebisingan yang sangat mengganggu ketenangan kawasan hutan. Kebisingan itu bukan berasal dari kawasan jati yang mengejek mahoni, tapi kebisingan karena tangisan dari para kayu. Kenapa sih? Ternyata ada sekelompok penebang liar yang menebangi pohon-pohon dengan kualitas jual tinggi, salah satunya pohon jati.

Waktu berlalu, hingga kayu-kayu itu selesai ditebang dengan seenaknya. Para Jati menangis, ternyata sang mahoni pun ikut tertebang juga. Kayu-kayu itu diangkut dengan dihanyutkan melalui sungai. Begitu banyak pergolakan dalam perjalanan mereka di sungai, hingga tubuh-tubuh mereka terluka karena saling bertubrukan satu sama lain dan oleh batu-batu besar. Sangat mengenaskan bagi mereka. Hinngga tak Terasa mereka sudah berada pada sebuah truk angkut yang membawa mereka ke pabrik kayu. Jati merengek kesakitan, Mahoni juga.

“Tolong angkut kayu-kayu itu ke pabrik Meubel. Kita akan merengguk banyak uang dari sana,,hahaha”, kata salah satu pengusa kayu dengan tamak.

Aduh kita mau diapakan ini? Aku takut”, ujar jati pada siapa saja yang mendengar keluhannya.

Kau bisa diam tidak bodoh. Aku juga tak tau kita akan diapakan. Kita terima nasib saja”., jawab salah satu batang kayu, entah siapa.

Detik berlalu. Menit berganti. Jam pergi dan hari pun silih berganti. Jati dan Mahoni sudah berpisah dan mereka tidak tahu apa yang dialami pada diri mereka.

Hingga disebuah rumah dengan bangunan baru.

Sepertinya aku pernah mengenalmu?”, Tanya sang abak kayu yang berada di atas meja kaca pada sang pintu yang berdiri kokoh.

Iya aku juga mengenalmu. Kau Jati kan dari Hutan seberang? Dulu aku pernah tinggal bersama kawananmu jati” jawab mahoni.

Hah kau mahoni?” jawab Jati malu.

Iya aku Mahoni yang dulu sering kau hina”, jawab Mahoni bersahabat.

Maafkan aku mahoni. Ternyata tak selamanya aku kokoh, sekarang kau yang terlihat kokoh dan gagah, sedangkan aku hanya sebuah asbak yang tak bernilai apa-apa”, Kata jati menyesal

Tak apa jati. Aku sudah memaafkanmu sejak dulu. Sekarang bertemanlah denganku. Walau kau hanya sebuah asbak, aku yakin kau juga berguna. Sekarang Jangan melihat sesuatu dari luarnya, tetapi lihatlah dari dalam dan selamilah, pasti kau akan tau bahwa tak selamanya luarnya kokoh dan kuat di dalamnya juga kokoh dan kuat. Sekarang kita berteman”, Jawab mahoni dengan senyuman.

Terima kasih mahoni”. Jati hanya bisa berkata seperti itu.

Merka saling tersenyum bersahabat.

Begitulah kisah jati yang sombong dan mahoni yang baik hati. “Apa yang kita tuai sama seperti yang kita tabur”

-SEKIAN-

(NORMA/Desember07)

Tanggapan (2)

7 CHOIRS CONCERT

 

 

Tujuh Paduan Suara Gereja Jogja unjuk kebolehan dengan mengadakan konser bersama, Minggu (13/04) di gereja Kumetiran, pukul 19.30 Wib. Konser ini bertemakan Gethsemani yang artinya nama tempat dimana Yesus berdoa sebelum disiksa. Konser dimeriahkan oleh tujuh Paduan Suara terpilih, yaitu: Adoro Te, Cantus Firmus, Moulaz, Volante, Ekklesia, Felicitas, dan Ethernal Choir sebagai penyelenggara acara tersebut. Paduan Suara Cantus Firmus adalah satu-satunya Paduan Suara yang membawa nama Universitas, yaitu Universitas Sanata Dharma. Tujuan dari acara tersebut adalah untuk meningkatkan gairah musik gereja pada anak muda.

“Harga tiketnya Rp 15000, agak mahal sih tapi banyak juga yang pesan”, kata Anugerah, salah satu wakil Humas PS Cantus Firmus. Kata Anugerah lagi, bahwa tiket paling banyak terjual dari kelompok PS Cantus Firmus. Ini bukti bahwa antusias dari para pendukung dan keluarga Cantus Firmus sangat erat.

Konser ini dimulai 30 menit lebih lama dari jadwal pukul 19.30 wib. Namun semua bisa ditutupi dengan kualitas suara dan penampilan dari semua Paduan Suara. Acara ini berakhir pada pukul 21.30 wib dan ditutup megah dengan lagu “Halellujah”oleh semua Paduan Suara. (Norma/150408)

Tanggapan (1)

Tulisan yang Lebih Tua »