<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Agnesnorma's Weblog &#187; artikel</title>
	<atom:link href="http://agnesnorma.wordpress.com/category/artikel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agnesnorma.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Sep 2009 11:50:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='agnesnorma.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/983ff2657f417fd3331b65c8115e769a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Agnesnorma's Weblog &#187; artikel</title>
		<link>http://agnesnorma.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>PESTA BUKU JOGJA 2009</title>
		<link>http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/pesta-buku-jogja-2009/</link>
		<comments>http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/pesta-buku-jogja-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 10:23:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agnesnorma</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agnesnorma.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[PESTA BUKU JOGJA 2009<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agnesnorma.wordpress.com&blog=3435901&post=71&subd=agnesnorma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="CENTER"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:large;"><strong>Sorot Pesta Buku Jogja 2009 Lewat Buku Panduan</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="CENTER">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Pikiran Dibuka Nurani Bicara”</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;font-weight:normal;line-height:150%;" align="CENTER"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Oleh : Norma Kristiani</span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bukan kali pertama IKAPI mengadakan ajang seperti ini, namun kali ini panitia membuatnya lebih berbeda dari sebelumnya. Pesta Buku Jogja 2009 merupakan tajuk yang diambil Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DIY untuk pameran buku yang digelar pada tanggal 11-16 Maret 2009. Selama sepekan ini Jogja Expo Center (JEC) yang dipilih menjadi arena pesta buku. Pameran buku yang diselenggarakan oleh IKAPI DIY kali ini merupakan pameran ke-21. Dari tahun ke tahun pelaksanaan pameran ini selalu ditunggu oleh masyarakat Yogyakarta dan selalu dipadati pengunjung. Tema yang diambil untuk pameran kali ini adalah “Pikiran Dibuka Nurani Bicara”. Ketua panitia pesta buku, YB Priyanahadi, dalam sambutannya di buku panduan pameran mengatakan bahwa dengan membaca buku, maka pikiran kita akan dibuka, wawasan diperluas. Dengan membaca buku pun dapat membentuk nurani yang semakin jernih, bening, dan dewasa. </span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Ada pepatah yang mengatakan, kalau pikiran itu seperti parasut. Parasut akan berfungsi dalam keadaan terbuka. Jika terus tertutup dan tidak bisa membuka, maka tamatlah riwayat orang yang memakai parasut tersebut. Demikianlah sepenggal pepatah yang yang dituturkan Ketua Umum IKAPI, Setia Dharma Madjid, dalam buku panduan pameran. Buku adalah jendela dunia. Karena hanya dengan membaca buku saja, kita dapat menjelajahi dunia, mengetahui perkembangan dunia dan berbagai pengetahuan dengan segala perubahannya. Itulah salah satu tujuan IKAPI mengadakan ajang seperti ini. IKAPI mengajak masyarakat Yogyakarta khususnya, untuk melihat dunia lewat ajang membaca buku. </span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY">“…<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Walaupun saat ini minat baca yang dimiliki oleh masyarakat relatif masih rendah, namun setiap ada penyelenggaraan pameran buku, animo dan antusiasme masyarakat untuk datang cukup mengembirakan….”, itulah sepenggal sambutan yang diutarakan Sultan HB X dalam buku panduan pameran. Sultan menginginkan pengunjung yang datang dalam pameran bukan hanya melihat-lihat saja, melainkan juga mau membeli. Memang benar, pameran ini diadakan bukan saja digunakan sebagai ajang pamer buku mereka saja, melainkan sebagai sarana bagi penulis dan penerbit untuk menjual hasil karya mereka. Peserta pameran tentunya mengharapkan buku-buku mereka </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>laris manis </em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">diborong pembeli. Karena dengan cara membeli buku itu sendiri, kita dapat mendukung dan menghargai hasil tulisan mereka. Itulah bentuk apresiasi kita bagi mereka. Untuk mendukung bentuk apresiasi pengunjung, maka IKAPI menyusun strategi dengan memberi penawaran harga yang murah dengan diskon mulai dari 5% hingga 90%, benar-benar spektakuler!.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Pameran Dibuka, Buku Panduan Bicara</strong></span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Tak perlu bingung menjelajahi lautan buku di JEC sore itu. Pengunjung yang datang dapat menjelajahi pameran hanya lewat buku panduan. Buku ini dapat pengunjung ambil di stand sekretariatan pameran yang berada di pojok kanan dari pintu masuk. “Buku ini kita dijual Rp 1000,- saja per buku mbak”, jelas Mila salah seorang panitia yang berada di stand tersebut.  Buku ini ditulis oleh IKAPI DIY guna memudahkan pengunjung untuk memperoleh informasi tentang pameran, mulai dari siapa saja peserta yang mengikuti ajang ini, hingga bagaimana laporan ketua panitia pesta buku Jogja 2009 dan sambutan-sambutan dari ketua umum IKAPI, IKAPI DIY dan Gubernur DIY. Pengunjung juga dapat mengikuti seluruh kegiatan yang disuguhkan panitia, karena panitia mencantumkan jadwal kegiatan Pesta Buku Jogja 2009 dalam buku panduan tersebut. Peserta yang mengikuti pameran ini sejumlah 49 penerbit dengan stand yang berjumlah sekitar 70 stand. Berdesak-desakan dan ramai. Itulah situasi yang saya alami ketika menyusuri lorong-lorong stand yang dipadati pengunjung. Namun dengan adanya denah stand dan peserta pameran, pengunjung tak perlu kesusahan lagi mencari stand yang mereka inginkan.</span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Yang mengagumkan lagi adalah tulisan dari beberapa perwakilan, yaitu dari penerbit, guru, pelajar di beberapa sekolah, mahasiswa, kolumnis, bahkan dari ketua panitia PBJ 2009 sendiri. Semua hasil tulisan dari beberapa perwakilan tersebut sangat menarik. Tema tulisan yang mereka ambil keseluruhannya berbicara tentang buku yang dapat membuka cakrawala piiran kita akan dunia dan semua perkembangannya. Ataka salah satunya. Ia adalah perwakilan dari novelis, pelajar dari SMAN 3 Yogyakarta, yang menyumbangkan pikirannya dengan tulisan yang ia beri judul “Membaca Buku itu Dahyat!”. Ia menceritakan keajaiban buku yang mengubah hidupnya, mulai dari hobinya membaca buku hingga bagaimana hobi membacanya itu tertuang dalam sebuah tulisan. Ia mengatakan bahwa bukulah yang membangun imajinasinya yang kemudian menghipnotisnya untuk menulis fantasinya menurut versinya sendiri menjadi kenyataan. Sungguh dahsyat memang. Seorang Ataka yang masih pelajar namun sudah banyak mengenal dunia melalui kisah nyata para imajinatif yang menjadi referensinya. Pesannya adalah “bacalah buku, karena kamu akan merasakan kedahsyatannya. Semakin banyak buku yang kita baca, semakin banyak pula pengetahuan yang kita terima”.</span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Banyak pengunjung yang sangat senang dengan adanya pameran ini. Hal ini terbukti dari antusias  masyarakat yang datang dan tak sedikitn yang </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>memborong </em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">buku-buku yang ditawarkan. “Semua jenis buku ada di sini! Wah, </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>dahsyat!</em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"> Awalnya saya mau membeli peta dunia dan beberapa novel, tapi saya sekarang </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>malah </em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">bingung mau beli buku apa, soalnya semua bagus dan murah-murah”, tutur Kirana, salah satu mahasiswa Geografi UGM. Hal yang tak kalah menarik dalam pesta buku kali ini adalah adanya doorprize berupa kulkas, TV, minicompo, buku-buku,dan masih banyak lagi, dan grandprize berupa motor. “Semua orang bisa berkesempatan dapat hadiahnya mbak, caranya pengunjung membeli buku atau apapun di pameran ini minimal pembelanjaan Rp 20.000,-, nanti struk belanjanya ditukar dengan kupon di sekretariatan pameran”, tutur Mila, salah satu panitia dari stand sekretariatan ketika ditanya mengenai hadiah yang ditawarkan. </span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Masyarakat Jogja akan terus menanti hadirnya pesta buku yang akan datang, dan berharap banyak penawaran yang tak kalah menarik dengan sekarang. “Hidup IKAPI, hidup budaya baca”.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agnesnorma.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agnesnorma.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agnesnorma.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agnesnorma.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agnesnorma.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agnesnorma.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agnesnorma.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agnesnorma.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agnesnorma.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agnesnorma.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agnesnorma.wordpress.com&blog=3435901&post=71&subd=agnesnorma&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/pesta-buku-jogja-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/473ae09cc1ce6df4ec548e8ab1342652?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agnesnorma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MONUMEN TKR</title>
		<link>http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/monumen-tkr/</link>
		<comments>http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/monumen-tkr/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 10:18:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agnesnorma</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agnesnorma.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[MONUMEN TKR<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agnesnorma.wordpress.com&blog=3435901&post=68&subd=agnesnorma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;text-align:center;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:medium;"><strong>Monumen Tentara Keamanan Rakyat, Pemanis Pusat Kota Yogyakarta yang Kokoh</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;text-align:center;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Oleh : Norma Kristiani</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;text-align:center;"><img src="/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.png" alt="" /></p>
<p><img src="/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">YOGYAKATA, Rabu, (11/03), di malam yang sedikit lengang, saya menyusuri jalanan di pusat kota. Tepatnya di jalan Oerip Soemohardjo. Saya sengaja berjalan kaki agar bisa melihat keindahan kota Yogyakarta di kala malam. Kaki ku berhenti di satu titik dimana di situ terdapat sebuah monumen. “Wah, sejak kapsan monument ini ada? Kokoh”, hanya satu kata yang muncul di benak saya”. Monumen itu berada di dalam sebuah museum Dharma Wiratama. Tak ingin melewatkan kesempatan, saya meminta ijin pada salah satu penjaga museum itu agar saya bisa melihat lebih dekat bentuk dan tulisan yang ada di monumen tersebut.</span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Monumen ini berada di pusat kota Yogyakarta, tepatnya di jalan Oerip Soemohardjo, di Museum Dharma Wiratama. Museum ini kokoh berdiri sejak 1995, sudah 14 tahun berjaya. Sepintas monumen ini hanya monumen biasa yang ‘mungkin’ keberadaannya dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat yang melewatinya sebagai pemanis kota. Padahal letaknya bersebelahan dengan perempatan lampu merah Gramedia yang membuat monumen ini tampak. Monumen ini dinamakan monumen Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang dibangun oleh Alumni Akademi Militer Angkatan 1948, dan 1949/1950, pada peringatan 50 tahun hari jadi Akademi Militer. Monumen TKR dibangun untuk mengenang  perjuangan tentara Indonesia dalam melawan penjajah dan menyelamatkan rakyat dari perang. </span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Monumen TKR ini berdiri kokoh, terdapat dua patung tentara yang mengapit pilar berisi sejarah berdirinya monumen ini. Tak perlu banyak bertanya pada penjaga museum tersebut, karena monumen ini  sudah memaparkan seluruh informasi mengenai monument itu sendiri. Mulai dari sejarah TKR hingga sejarah penamaan jalan tempat berdirinya monument ini. Sejarah TKR dimulai dari terbentuknya Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada 22 Agustus 1945, kemudian berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada tanggal 5 Oktober 1945, yang berkembang menjadi tentara keselamatan rakyat. Pada 22 Januari 1946 lahirlah Tentara Republik Indonesia (TRI) yang menjelma menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 3 Juni 1947 hingga sekarang. Awalnya lingkungan tempat ini adalah markas tertinggi tentara keamanan rakyat pucuk pimpinan tertinggi bersenjata Republik Indonesia, yang memancarkan kesatuan komando ke seluruh penjuru tanah air. Pada tanggal 12 November di tempat itu diadakan konferensi besar TKR dan terpilihlah Bapak Jenderal Soedirman sebagai panglima besar angkatan perang Republik Indonesia. Pemimpin pahlawan menentang penjajahan dan bersama Bapak Jenderal Oerip Soemohardjo, kepala staf umum. Peletak dasar organisasi anggota bersenjata Republik Indonesia merupakan dwitunggal dalam kepemimpinan angkatan bersenjata Republik Indonesia. Nama Oerip Soemiharjoi inilah yang digunakan sebagai nama jalan tempat monumen ini berdiri. </span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Monumen ini diresmikan pada tanggal 31 Oktober 1995 oleh Soesilo Soedarman Jenderal TNI (Purn.), Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.  Ketika diatanyai seputar keberadaan dan makna monumen ini, Yonathan Sostenes, salah seorang mahasiswa yang kebetulan juga melewati jalan tersebut, “saya sering lewat jalan sini sih mbak, saya juga sering lihat monumen ini, tapi saya baru tahu kalo ini </span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><em>tuh</em></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"> monumen TKR. Ya, semoga saja masyarakat lain bisa mengetahui keberadaan monumen ini”, katanya. </span></span></p>
<p style="text-indent:.5in;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="JUSTIFY"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Merupakan sebuah bangunan bersejarah yang patut dijaga dan dipandang keberadaannya, karena monumen ini dapat mengingatkan kita akan perjuangan besar para tentara demi keselamatan rakyat Indonesia di masa penjajahan. Namun ada beberapa tulisan di monumen tersebut yang hilang karena terhapus oleh waktu. Mari kita belajar untuk mengenal sejarah tentara Indonesia dengan sesekali berkunjung ke Monumen TKR ini. Monumen ini dapat dikunjungi oleh umum dan tidak dipungut biaya masuk.</span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agnesnorma.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agnesnorma.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agnesnorma.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agnesnorma.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agnesnorma.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agnesnorma.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agnesnorma.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agnesnorma.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agnesnorma.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agnesnorma.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agnesnorma.wordpress.com&blog=3435901&post=68&subd=agnesnorma&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/monumen-tkr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/473ae09cc1ce6df4ec548e8ab1342652?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agnesnorma</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.png" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>SMA Negeri 4 Denpasar, Bak Hotel Berbintang 5</title>
		<link>http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/sma-negeri-4-denpasar-bak-hotel-berbintang-5/</link>
		<comments>http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/sma-negeri-4-denpasar-bak-hotel-berbintang-5/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 09:33:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agnesnorma</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agnesnorma.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[
SMA Negeri 4 Denpasar, Bak Hotel Berbintang 5

Bali. Merupakan nama sebuah pulau yang sudah mendunia. Tak hanya milik Indonesia saja, melainkan juga sudah menjadi bagian dari dunia dalam hal pariwisata. Keindahan dan keunikan Balilah yang menjadi daya tarik wisatawan asing. Bali memilki keunikan dalam adat istiadat yang sangat kental dengan agamanya, yaitu Hindu. Hal ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agnesnorma.wordpress.com&blog=3435901&post=56&subd=agnesnorma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="text-indent:.49in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="CENTER"><span style="font-size:medium;"><strong>SMA Negeri 4 Denpasar, Bak Hotel Berbintang 5</strong></span></p>
<p style="text-indent:.49in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY">
<p style="text-indent:.49in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY">Bali. Merupakan nama sebuah pulau yang sudah mendunia. Tak hanya milik Indonesia saja, melainkan juga sudah menjadi bagian dari dunia dalam hal pariwisata. Keindahan dan keunikan Balilah yang menjadi daya tarik wisatawan asing. Bali memilki keunikan dalam adat istiadat yang sangat kental dengan agamanya, yaitu Hindu. Hal ini terlihat dari banyaknya patung-patung dewa-dewi dan tempat persembahyangan dan persembahan yang terdapat di setiap rumah-rumah dan gedung-gedung. Tak heran jika Bali dijuluki sebagai Pulau Dewata. Pulau yang penuh misteri dan sangat kuat agamanya.</p>
<p style="text-indent:.49in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY">“Selamat datang di Bali….”, begitu sambutan seorang wanita pada kami peserta study tour ketika tiba di Hotel Dewata Indah. Kami mahasiswa Prodi PBSID angkatan 2006 melakukan Study Tour selama hampir satu minggu lamanya, tepatnya tanggal 3-7 Juni 2009 lalu. Perjalanan saya ke Bali bersama rombongan adalah perjalanan pertama saya menginjak pulau Dewata. SMA Negeri 4 Denpasar adalah salah satu tempat yang menyita pemikiran saya karena tempat itu membuat saya terkagum-kagum dengan kemegahan gedungnya dan prestasi gemilang yang selalu diraihnya.</p>
<p style="text-indent:.49in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY">Gedung SMA ini sangat megah, bak hotel berbintang 5. Karena fisik gedungnya sangat luas dan megah. Tak hanya fisiknya saja, namun SMA Negeri 4 ini sangat berprestasi. Tak heran jika SMA ini akan mendapat gelar Sekolah Berstandar Internasional (SBI). Tak terpikir oleh saya jika itu sebuah gedung sekolah. SMA Negeri 4 Denpasar ini terletak di wilayah barat Denpasar tepatnya di Jalan Gunung Rinjani, Perumnas Monang-Maning Denpasar. SMA Negeri 4 denpasar didirikan pada tanggal 19 Juli 1982, tetapi pada saat itu, gedungnya belum dibangun dan selesai dibangun tanggal 4 januari 1983.</p>
<p style="text-indent:.49in;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="JUSTIFY">Hasil kerja keras yang telah dilakukan selama ini membuat SMA Negeri 4 Denpasar menjadi dikenal baik di Bali bahkan hingga di luar daerah. Hal tersebut juga di dukung dengan hasil ujian nasional yang selalu konsisten tiap tahunnya hingga banyak siswa yang diterima dalam SIPENMARU (tes ujian masuk ke perguruan tinggi negeri pilihan). Disertai dengan meningkatnya siswa siswa yang diterima di perguruan tinggi favorit pada tingkat ASEAN (singapura). Hal tersebut berlangsung sejak EBTANAS tahun 1985, para siswa dari SMA Negeri 4 Denpasar mampu untuk memepertahankan prestasinya, menjadikan sekolah tersebut sebagai sekolah yang terbaik di provinsi Bali. Penerimaan siswa sebesar 100 persen dengan TPA (tes masuk). Penerimaan siswa baru hanya sejumlah 6 kelas yang tiap kelasnya menampung 35-40 siswa.</p>
<p style="text-indent:.49in;margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">Dengan memboyong misi : cerdas intelektual, cerdas emosional, dan cerdas spiritual inilah SMA Negeri 4 Denpasar menjadi pujaan di Bali. Tak hanya itu saja, SMA Negeri 4 ini juga memiliki beberapa program guna meningkatkan kualitas mutu SMA menjadi nomor satu. Program-program tersebut, yaitu :</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">Program remidi dan pengayaan</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">Program peningkatan mutu</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">Program pembelajaran dengan bahasa inggris</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">Program pembelajaran dengan internet</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">Program study banding</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">Program bea siswa</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">Program pengembangan sumber daya manusia</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">Program kemitraan</p>
</li>
</ol>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="4369">
<col width="4369"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="4369">
<p style="widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">
<p style="text-indent:.49in;margin-bottom:0;line-height:150%;widows:2;orphans:2;" align="JUSTIFY">Yang membuat saya kagum yaitu dalam hal peningkatan mutu siswa. Karena dalam program peningkatan mutu ini, sekolah menyediakan sarana bagi siswanya berupa kelompok-kelompok belajar yang lengkap sesuai kemampuan dan kesukaan dari siswa itu sendiri. Kelompok-kelompok tersebut yaitu mathematic club, physic club, chemistry club, biology club, computer club, English club, social club. Menjadi sebuah motivasi bagi kami sebagai calon guru. Terus belajar dan tak kenal lelah. Itulah pesan dari Wakasek SMA Negeri 4 Denpasar bagi kami para calon guru dan tentunya bila ingin menjadi bagian dari mereka.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agnesnorma.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agnesnorma.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agnesnorma.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agnesnorma.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agnesnorma.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agnesnorma.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agnesnorma.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agnesnorma.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agnesnorma.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agnesnorma.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agnesnorma.wordpress.com&blog=3435901&post=56&subd=agnesnorma&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agnesnorma.wordpress.com/2009/07/25/sma-negeri-4-denpasar-bak-hotel-berbintang-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/473ae09cc1ce6df4ec548e8ab1342652?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agnesnorma</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SENYUM&#8230;cheess&#8230;!!!!</title>
		<link>http://agnesnorma.wordpress.com/2008/04/23/senyumcheess/</link>
		<comments>http://agnesnorma.wordpress.com/2008/04/23/senyumcheess/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 02:59:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agnesnorma</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agnesnorma.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[ 
Senyumlah,,maka dunia akan tampak indah...
 
Jika anda tak punya harta untuk bersedekah,,bersedekahlah dengan senyum&#8230; Karena senyum ga buat rugi diri kita, justru menguntungkan buat kita and orang lain. Menurutku, segala sesuatu bisa diselesaikan dengan senyum, tentu senyum yang tulus Lho&#8230; Coba aja deh,,kalo kamu lagi sedih,,BT,,ataupun pas lagi marah, kamu berdiri di depan kaca dan TERSENYUMLAH. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agnesnorma.wordpress.com&blog=3435901&post=27&subd=agnesnorma&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><a href="http://agnesnorma.files.wordpress.com/2008/04/22042008024.jpg"></a><a href="http://agnesnorma.files.wordpress.com/2008/05/resize-of-denting-ne.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-38" src="http://agnesnorma.files.wordpress.com/2008/05/resize-of-denting-ne.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a> </p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"><span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;"><span style="font-size:medium;"><strong>Senyumlah,,maka dunia akan tampak indah..</strong>.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> </p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;">Jika anda tak punya harta untuk bersedekah,,bersedekahlah dengan senyum&#8230; Karena senyum ga buat rugi diri kita, justru menguntungkan buat kita and orang lain. Menurutku, segala sesuatu bisa diselesaikan dengan senyum, tentu senyum yang tulus Lho&#8230; Coba aja deh,,kalo kamu lagi sedih,,BT,,ataupun pas lagi marah, kamu berdiri di depan kaca dan TERSENYUMLAH. Dengan melihat diri kita tersenyum, sedikit beban akan berkurang&#8230;. Senyum punya arti yang positif buat Qta.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;">Orang yang tampangnya &#8216;gak cakep2 amat&#8217; kalo tersenyum pasti mengeluarkan aura positif buat yang ngeliat. Aku dah nyoba Lho. Tampangku kata temen2 pas baru pertama kali ngeliat JUTEK banget, tp karena aku suka tersenyum, persepsi mereka tentang aku berubah positif. Sering tersenyum atau tertawa lepas menurut riset penelitian juga bisa membuat panjang umur Lho&#8230; Jangan buat hari kamu ngeBTin bagi orang lain karena tampangmu yang JUTEX and gak bersahabat. Senyum. Itu kuncinya. Tapi Qta juga harus liat sikon dong, jangan karena senyum atau tertawa bisa menghilangkan stress trus kita senyum atau tertawa sendiri, keseringan malah, ntar dikatai gila sama orang yang ngeliat. Hehehe&#8230;.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;">Dengan senyum, kita juga bisa meringankan beban orang lain Lho guys. Misalnya ni ya, ada temenmu yang lagi BT sama tugas2 atau lagi patah hati, trus kamu bantu dia dengan tidak Lupa tersenyum tulus ke dia. Yakin deh temenmu itu bakal merasa sedikit rilex&#8230; hehehe. Gak tau deh, simpulin sendiri aja arti senyum buat kamu, yang jelas akQ setuju dengan kita sering tersenyum “tulus” buat orang Lain&#8230;</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-family:Trebuchet MS, sans-serif;">Selamat mencoba ya Guys&#8230;aku cuma pesen aja <strong>“Tersenyumlah Selagi Kamu Masih Bisa Tersenyum”</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> </p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/agnesnorma.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/agnesnorma.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agnesnorma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agnesnorma.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agnesnorma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agnesnorma.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agnesnorma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agnesnorma.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agnesnorma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agnesnorma.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agnesnorma.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agnesnorma.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agnesnorma.wordpress.com&blog=3435901&post=27&subd=agnesnorma&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agnesnorma.wordpress.com/2008/04/23/senyumcheess/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/473ae09cc1ce6df4ec548e8ab1342652?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agnesnorma</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agnesnorma.files.wordpress.com/2008/05/resize-of-denting-ne.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>