Arsip untuk PUISI

sepenggal keluhku….

Sepenggal Keluhku

Oleh : Norma Kristiani

ceriaku tak seindah ceriamu….

tawaku tak seindah tawamu….

sedihkupun tak seperih sedihmu….

biar…

biarkan saja…

buang….

kadang…

aq mengalunkan sebuah irama yang entah apa…

tapi kurasa tenang dan damai…

laguku yang mengalun merdu…

seirama tawa candu…

hmmm….

kerinduan akan suka menguak…

mengapit seluruh asaku yang hampir saja terbuai oleh angin malam…

celoteh sang burung pipit mengusik ketenanganku…

yang saat itu dalam lamunan…

ya…begini saja…

biar saja hawa ini merasuk…

biar saja….

dan rasakan….

Tanggapan (1)

PUISI

 

Kalutku….

Oleh: Norma Kristiani

 

Tuhan,

aku sedih dengan hidupku ini,

aku bimbang, takut, kawatir…

 

Aku tahu, aku memiliki Engkau yang selalu membantu dan memberiku apa yang ku butuhkan….

 

Aku tahu, aku tak boleh seperti itu,

bimbang, takut, atau pun kawatir,

aku tahu, aku harus percaya padaMu,

 

Tapi Tuhan…

Rasa itu yang sekarang merengkuh hidupku…

 

Apa yang harus ku perbuat Tuhan??

Apa yang harus aku lakukan??

 

Lelah aku akan masaku,

terpaku dan membisu…

 

Hanya arus dan arah yang membawaku…

 

Arus itu begitu deras,

Arah itu begitu rumit.

Tanggapan (1)

PUISI

 

Dua Rasa, beda….

Oleh: Norma Kristiani

 

Tangisan dan tawa,

dua rasa yang silih berganti meraba asaku…

 

Kepedihan menutup kesukaan,

Kesukaan mengganti kepedihanku…

 

Begitu, dan terus saling berganti…

 

Aku,

bertaju dan berjalan di antaranya…

 

Begitu Indah Tuhan memelihara hidupku,

tak jemu Dia menuntunku,,

 

Hingga saat ini,

dalam waktu ini,

di sini,

seraya ku gores perasaanku…

Dia begitu setia pada janjinya….

Tanggapan (2)

PUISI

Cinta…

Asaku..

 

asamu…

 

berpadu…

 

cinta…

Tinggalkan sebuah Komentar

 

Indonesiaku, tangisku….

Oleh: Norma Kristiani

 

Indonesiaku, negaraku, tanah airku,

Pusakaku, Tumpah darahku, 

Menangis….

Menangis air mata, menangis darah… 

semua orang bilang :aku cinta Indonesia”

aku pun demikian….

 

Teman, tahu kah kau apa yang dirasakan Indonesia kita?

Saat ini Indonesia bukan hanya menangis, namun juga mati rasa… 

mati akan moral,

mati akan logika,

mati akan hidup…

 

sudah lama sebenarnya Indonesia terpuruk… 

bencana setiap saat, dimana-mana…

gunung meletus, banjir, longsor, gempa, tsunami, lumpur panas yang tiada henti…

kapal tenggelam, pesawat jatuh bahkan hilang,

kereta api yang anjlog, tabrakan bus, dll… 

pedih teman…

pedih….

 

sampai kapan kita harus menanggung ini semua???

sampai kapan lagi kita harus menangis…

mengemis, dan menyembah para rentenir asing bahkan di negeri sendiri…

enak benar mereka duduk diam disuapi oleh kita,

padahal bahan, olahan, dan pekerjanya pun dari kita…

siapa sebenarnya tuan atas Indonesia ini?? 

sadar gak sih kita?

Tanah punya kita,

hutan punya kita,

laut punya kita,

tambang emas punya kita,

sawah punya kita,

bahkan pulau pun punya kita…

tapi?? kenapa kita hanya jadi budak untuk kita sendiri?

Bodoh memang kita, 

salut aku akan mereka yang membayar MAHAL para tuan asing untuk mengelola semua milik kita….

jika aku jadi Indonesia,

aku pun akan marah oleh ulah tuannya sendiri… 

Ayo dong bangkit!!!

buka Mata!!!

Selamatkan Indonesiamu teman….

 

Tanggapan (1)