Ujian Nasional SMU dan SMK atau sederajat telah berjalan sesuai agenda pada tanggal 22 s.d. 24 April 2008. ujian Nasional yang masih menjadi pro dan kontra di masyarakat karena proses belajar mengajar yang ditempuh selama selama tiga tahun ditentukan hanya dalam waktu tiga hari. Bagi sebagian besar masyarakat, hal ini dianggap bukan sebagai indikator mutu pendidikan Indonesia, sehingga mereka berpendapat ujian nasional sebaiknya ditiadakan. Namun ada pula yang menganggap pula ujian nasional perlu diadakan karena merupakan parometer terhadap pendidikan di Indonesia.

Terlepas dari pro dan kontra tersebut, berikut hasil wawancara bersama Bapak Franky, seorang guru Ekonomi di SMA De Brito Yogyakarta, berkaitan dengan persiapan siswa menghadapi Ujian Nasional (UN).

    + Selamat siang pak Franky. Apakah SMU De Brito mempunyai kegiatan khusun dalam mempersiapkan Ujian Nasional tahun ini?

    – Selamat siang. Tentu, dari pihak SMU De Brito sendiri mengadakan pelajaran tambahan di luar waktu jam sekolah. Semacam les tetapi wajib bagi semua siswa kelas tiga.

    + Kapan pelajaran tambahan itu dilaksanakan?

    – Biasanya saat masuk pada semester dua dengan catatan semua meteri sudah terselesaikan. Kegiatan ini didampingi langsung oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan.

    + Apakah ini menjadi kegiatan yang rutin di SMU De Brito sendiri?

    – Ya, dan saya kira sekolah lain juga melakukan hal yang sama. Tentunya ini bertujuan agar siswa siap menghadapi ujian nasional yang merupakan penentuan kelulusan bagi siswa itu sendiri. Hal ini juga bertujuan untuk menciptakan situasi atau suasana yang kondusif dalam menghadapi ujian nasional.

    + Apakah dari pihak sekolah sendiri ada kekhawatiran terhadap pelaksanaan UN tahun ini?

    – Tentu saja ada dan ini berkaitan dengan kelulusan. Selama ini De Brito angka kelulusannya selalu 100% dan kita ketahui standar kelulusan dinaikan menjadi 5,25 atau boleh ada nilai 4 tetapi nilai yang lain harus 6. hal inilah yang membebani siswa dan menjadi pikiran kami dari pihak sekolah.

         + Bagaimana pendapat bapak dengan kebocoran soal yang terjadi di beberapa daerah?

         – Menurut saya ini berkaitan dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Kita ketahui bahwa kondisi alam geografis di negeri ini tidaklah sama dan ini merupakan salah satu faktor dari pendidikan itu sendiri. Saat kelulusan ditentukan secara nasional atau dalam artian menggunakan standar yang sama tentunya ini menimbulkan kekhawatiran terhadap daerah-daerah yang memiliki sarana dan prasarana yang terbatas

         + Baik pak, terimakasih atas waktu dan kesempatan yang sudah diberikan. Selamat siang.

         – Selamat siang.

 

by: Norma-Yanris/PBSID/USD/apr-08